PROFIL KOMMA

Latar belakang:

Berdasarkan data statistik IslamicWorld.com pada 2002, jumlah pemeluk Islam di dunia mencapai lebih kurang 1,3 miliar selisih 700 juta dengan Kristen yang memiliki pemeluk berjumlah 2 miliar. Ini menunjukkan kwantitas pemeluk Islam di dunia berada di urutan kedua setelah Kristen. Namun, bagaimana dengan kwalitas pemeluknya? Misalnya, dalam hal pendidikan dan ekonomi? Dalam sektor pendidikan, Islam berada di ranking keempat jauh berada di bawah agama Yahudi. Padahal Yahudi merupakan minoritas yang hanya terfokus di beberapa negara, tidak seperti Islam. Ini sungguh menakjubkan sekaligus memprihatinkan. Belum lagi dengan keadaan di Indonesia. Secara global, Indonesia yang memiliki pemeluk sekitar 85% mengalami kemerosotan, padahal Indonesia meruapakan negara terbanyak berpemeluk Islam, tapi bagaimana dengan kondisi pendidikannya?, tentu masih jauh kalah dengan Malaysia yang notabene dulu pernah berguru kepada Indonesia.

Gambaran kwalitas kehidupan umat Islam di dunia sungguh perlu diperhatikan dan patut menjadi tugas bersama. Khususnya bagi cendikiawan dan pemerintah, per-er (PR) ini harus menjadi tugas utama dan secepatnya dituntaskan. Namun, para pemerintah dan cendikiawan pun tidak sedikit yang berpangku-tangan seakan tidak ada kejadian hebat yang terjadi pada diri umat Islam. Mereka terkadang tidak mau tahu terhadap menurunnya kwalitas pendidikan, misalnya, yang terjadi dalam umat Islam. Mereka, para pemerintah dan ulama lebih cenderung memikirkan egoisme masing-masing. Mereka terkotak-kotak pada kepentingan sekte, mazhab, dan kelompoknya masing-masing. Bahkan tidak sedikit ulama yang dengan mudahnya mengafirkan saudaranya seagama dan menuduh “sesat”. Bagaimana umat Islam akan maju jika masih mempermasalahkan hal sepele.

Beranjak dari keadaan umat Islam yang semakin hari semakin menurun (tentunya dalam hal kwalitas), terutama terfokus pada keadaan umat Islam yang terbelakang dalam kwalitas, maka beberapa umat Islam yang berjiwa dan bersemangat muda berkumpul dan berkomunikasi dalam sebuah komunitas dengan nama Komunitas Muslim Muda Alfikr (KOMMA).

Visi KOMMA:

Terbentuknya pribadi Islami menuju ummat Rahmatan lil ‘Alamiin.

Misi KOMMA:

1. Membentuk generasi Islam yang berkualitas.

2. Memberdayakan dan menyejahterakan Ekonomi umat.

3. Mempersiapkan kader-kader muslim berpotensial dan profesional.

4. Menyampaikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Program KOMMA:

1. Kajian umum dan keislaman dwi mingguan.

2. Pelatihan-pelatihan basic life skill (dasar keterampilan hidup).

3. Membangun media integrasi ummat dalam bentuk buletin dan majalah.

4. Membangun wira usaha berbasis ekonomi syari’ah.

5. Pengelolaan zakat, infak, dan shadaqah.

Alamat Sekretariat:

PONDOK PESANTREN ASSA’ADAH; d/a Kp. Ciapus RT 02/01 No. 33, Gang Masjid Assa’adah, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.

3 responses

3 01 2009
arifah

Assalamu’alaikum
alhamdulillah saya menemukan KOMMA,
smoga tetap istiqomah dalam menjalankan visi dan misinya
alamat email KOMMA dimana ya? mo masukin artikel nich, bolehkan ?

Arifah, Kudus

3 01 2009
kommabogor

Alhamdulillah bila ada sauadara seagama yang menerima kehadiran KOMMA. Meskipun ada yang menolak, kami hargai itu. Bila ada yang merasa berbeda dengan kami, silakan saja. Untuk saudari Arifah, bila saudari ingin berkirim email, silakan kirim email ke: taqi_ay@yahoo.com.

Saat ini KOMMA bersekretariat di Pondok Pesantren Assa’adah, d/a Kampung Ciapus RT 02/01 No. 33, Gg. Masjid Assa’adah, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. InsyaaLlah 10 Muharram ini KOMMA akan menggelar santunan anak yatim dan berpartisipasi pada kegiatan Ijazah ‘Ilmu Hadits dari Syaikh Nuruddin Marbu Al-Banjari Al-Makki.

15 02 2009
antiza

Assalamu’alaikum war wab..Alhamdulillah bisa bertemu dengan KOMMA.Rasanya saya ingin cepat balik ke indonesia dan diam di rumah.Saya masih jauh di tim-teng bekerja.Alhamdulillah saya sudah beli tanah walaupun sedikit di bogor (sindang barang) dan insya Allah kalau nanti rizqi ada,pengen bangun rumah disana.

Selama ditim-teng saya sudah tak ngaji lagi,kesusahan cari kiyai.Ingin sekali secepatnya pulang dan ngaji lagi kayak dulu.Alhamdulillah setelah saya bertemu KOMMA,harapan kelak saya bis ngaji lagi insya Allah terwujud setelah saya dah menetap di indonesia.Saya pengen ngaji lagi ya Allah….

Dengan modal internet di rumah (tim-teng),alhamdulillah saya bisa akses website2 islam,tapi tetp saja bagi saya terasa kurang sempurna jika tidak ngaji secara langsung.Bisakah KOMMA sedikit berbagi informasi tentang syekh Nuruddin Marbu?…

akhiiron..athlubu minkum al ‘afwa alkatsiir,wa nas alulloha an yudiimakum bishshihhati wal’aafiyti linashri diinillahi wabtighoo i mardlootih..

alfaqir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: