Mencari 365 Sahabat Karib

27 02 2009

Oleh Kang Taqi

Pada tulisan sebelumnya Saya sempat menyinggung masalah rejeki berhubungan dengan saudara atau teman. Saat itu Saya menjanjikan sekuelnya. Inilah sekuelitu.

Sebagai makhluk Tuhan, kita selalu berharap pemberian dari Allah Ta’ala. Namun rejeki pun terkadang tak berwujud sebagaimana harapan kita. Rejeki dalam paradigma kita adalah berwujud materi sejenis uang atau sejenisnya. Padahal itu kurang tepat. Kala kita meminta rejeki, kita langsung mematoknya dengan harta berlipat, mobil mengkilat, dan rumah bertingkat. Maka saat Allah tidak memenuhi keinginan itu, kita sakit hati.

Saudaraku, ingatlah, Allah tidak selalu memberikan apa yang kita minta. Sebaliknya, Allah selalu menganugerahkan apa yang terbaik untuk kita dan untuk Allah. Janganlah egois, karena kita hidup bersama Allah.

Wah, Saya jadi lupa menyinggung masalah judul tulisan ini. Tapi, beberapa alenia di atas hanya intro untuk masuk ke bahasan judul ini.

Rejeki seperti disebut di atas, tidak selamanya tepat. Kita sering berharap ada uang jatuh  dari langit. Makanan yang datang dari surga. Atau, bidadari cantik berenang di laut. Rejeki jangan dibayangkan uang. Mungkin saja ketika kita berdoa meminta uang untuk makan, tiba-tiba ada teman baik yang menawari makan siang di sebuah restoran mewah. Janganlah terlalu berharap mendapatkan uang banyak, namun berharaplah Allah menganugerahi kita  365 teman.

Andaikata kita punya 365 teman yang baik, pengertian, dan berbudi baik, kita tidak perlu bersusah payah memikirkan makan siang. Cobalah Anda bersilaturrahmi kepada satu orang untuk setiap harinya. Karena ia sahabat karib, mungkin makanan dan minuman alakadarnya pun disajikannya untuk kita sebagai sebuah penghormatan. Apalagi, jika ia ingat dengan petuah kanjeng Nabi, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka muliakanlah tamunya,” niscaya teman karib itu akan lebih memuliakan kita.

Oleh karena itu, kita tidak perlu banyak mengharap rejeki semisal uang. Biarkanlah Allah mengatur rejeki kita menurut kehendakNya. Yakinlah, rejeki yang dianugerahkanNya pada kita merupakan keputusan terbaik. Ayolah saudaraku, perbanyaklah saudara seagama, setanah air, sedaerah, sebangsa, dan sekandung. Dengan banyak teman, dipastikan kita akan mendapat bantuan disaat kita membutuhkannya. Namun, kita tidak akan mendapat sahabat karib tanpa perangai kita yang baik. Untuk itu, benahi diri sendiri dengan perangai mulia dan tebarkan amal shaleh pada setiap insan Allah.

Saat ini banyak media penjalin silaturrahmi. Ada facebook, friendster, berbagai milis dan forum diskusi, Yahoo Massanger, MIRC, dan forum lainnya. Cobalah dalam sehari kita memiliki satu teman. Siapa pun dia, sapalah penuh keakraban. Islam adalah agama damai nan santun, maka tebarkanlah perdamaian ke penjuru dunia.


Aksi

Information

3 responses

16 03 2009
Iera

Assalamu’alaikum ya akhi.. Sy ira d banda aceh..
Bneran pengen ya bnyk tmn, pa lg sahbat karib. Tp susah bngt dptin tmen y bner2 tulus mau mau jd shabat qt..

20 03 2009
maya

“Mencari 365 Sahabat Karib”—> sepertinya angka ini mempunyai makna tersendiri😕
jika dijumlahkan maka ….

3 08 2009
ucink

RoManTis………………………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: