KOMMA MENUJU PERGERAKAN YANG SISTEMATIS

6 01 2008

Laporan oleh: Dept. Bang Jarkom (Departemen Pengembangan Jaringan Komunikasi)

Sepekan setalah Muktamar I, Direktur Komunitas Muslim Muda Alfikr (KOMMA) menggelar rapat terbatas dengan pengurus dan Dewan Syuro pada Sabtu (5/1) malam. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Dewan Syuro Ustadz Abdul Muthalib, S.Pd; Sekjen KOMMA M. Taqiyuddin; Koordinator Dept. Pengembangan Jaringan Komunikasi Komarul Falah, Koordinator Dept. Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan Umat Asep beserta staff Kartono, staff Lembaga Semi Otonom (LSO) Budaya Islam Yayan A. Yani, dan beberapa pengurus lainnya.

Rapat yang digelar berkenaan dengan kegiatan Kepramukaan di MAN 2 Bogor itu, membahas agenda KOMMA menjelang Tahun Baru Islam dan Milad (Hari lahir) KOMMA. Namun yang menjadi inti pembicaraan itu ialah rencana memperkenalkan KOMMA kepada masyarakat lebih luas dengan mengambil kedua momen di atas. Awalnya muncul dua kegiatan berkenaan Tahun Baru Islam dan Milad KOMMA, yaitu santunan untuk anak yatim sekaligus tabligh akbar, dan silaturrahmi ke tokoh ulama. Rapat pun hanya menyepakati usul terakhir untuk sementara waktu.

Silaturrahmi pada momen Muharram merupakan kebiasaan yang disunnahkan, terutama kepada alim-ulama. Untuk silaturrahmi tokoh kali ini KOMMA akan mengunjungi kediaman Ketua Yayasan Darul Ihya, sekaligus menjabat sebagai Kepala MTs. Darul Ihya, dan sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Bubulak, Bogor. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Ahad, 11 Muharram 1429 H / 20 Januari 2008 M. Dalam kunjungan ini KOMMA akan bertukar pikiran dengan sang tokoh tentang pergerakan organisasi massa Islam.

Dari kunjungan tersebut diharapkan pengurus dan anggota KOMMA mendapatkan masukan dalam perjuangan dakwah Islam. Dalam hal ini pula dapat membantu pergerakan KOMMA secara teratur dan sistematis. Bahkan, saat pertemuan di atas tadi membahas sistem pengkaderan hingga sistem pengajian dan pertemuan. Forum sepakat untuk menyusun silabus dan kurikulum yang tepat dalam program pengajian, karena dengan format pengajian yang lebih teratur maka akan menarik perhatian orang luar untuk bergabung di KOMMA. Ketua Dewan Syuro Ustadz ‘Abdul Muthalib, S.Pd juga memberikan beberapa contoh pengajian yang sistematis, seperti format pengajian kelompok Tarbiyah dan HTI. “Mereka menyusun pedoman pengajian. Mulai dari silabus, kurikulum, hingga materi yang harus disampaikan.” jelas Ustadz.

Forum dalam pertemuan ini sepakat untuk menyusun silabus, kurikulum, dan panduan materi dalam program pengajian keagamaan, karena program ini yang menjadi unggulan KOMMA. Dengan demikian, ada langkah baru yang dilakukan KOMMA menuju pergerakan yang sistematis dan teratur.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: