SCHEDULE UNTUK ANDA SELAMA RAMADLAN

22 08 2009

Ramadlan merupakan kesempatan untuk selalu memperbanyak ibadah guna mendekatkan diri kepada Allah. Karena aktifitas ibadah yang lebih meningkat itu, tentunya akan merubah schedule kita selama Ramadlan. Komunitas Muslim Muda Alfikr [KOMMA] memberikan rancangan schedule bagi Anda untuk memanfaatkan waktu dalam Ramadlan lebih bermanfaat.

SCHEDULE SELAMA RAMADLAN
02:00 – 02:30 Bangun tidur, dilanjutkan dengan berwudlu dan bertahajjud
02:30 – 03:30 Menyiapkan santap sahur, atau bagi anda kaum lelaki, sebaiknya anda membantu ibu/istri/kakak/adik saat menyiapkan santap sahur. Yakinlah, dengan salng membantu dalam hal tersebut, keakraban akan terjalin, karena kami berasumsi bahwa keakraban biasanya bermula dari dapur.
03:30 – 04:00 Menyantap sahur dan dilanjutkan berniat bersama keluarga. Meski telah berniat pada malam hari ba’da tarawih, tidak salah bila niat itu diulang lagi, karena khawatir ada yang lupa berniat.
04:00 – 04:30 Menyikat gigi, mandi, dan/atau membersihkan bekas santap sahur (mencuci, dll)
04:30 – jelang Shubuh Bertadarrus
Shubuh – 06:00 Mengikuti pengajian / kuliah shubuh di tempat terdekat. Bila tak ada lokasi pengajian, sebaiknya bertadarrus dengan target beberapa halaman Alquran (minimum seperempat juz)
06:00 – 07:00 Mempersiapkan keperluan untuk aktifitas harian (bekerja, kuliah, sekolah, dll)
07:00 – 07:30 Shalat Dluha, bila tak sempat atau sedang dalam perjalanan menuju lokasi kerja/sekolah, sebaiknya mencari waktu lain untuk shalat dluha
07:30 – 12:00 Aktifitas harian anda (kerja, sekolah, kuliah, dll)
12:00 – 12:30 Shalat Zhuhur dan dilanjutkan dengan bertadarrus (minimum seperempat juz)
12:30 – 13:00 Istirahat dengan meluruskan kaki, menyandarkan badan, melenturkan otot-otot yang tegang, mengatur nafas, dll
13:00 – 15:30 Lanjutan aktifitas anda
15:30 – 16:00 Shalat ‘Ashar dan dilanjutkan dengan bertadarrus (minimum seperempat juz)
16:00 – 17:30 Beristirahat usai beraktifitas seharian. Baik dengan berjalan kaki sore hari, mencari/membeli untuk santap berbuka puasa, atau olahraga sore. Meski sedang berpuasa, kesehatan dan olahraga tetap jangan ditinggalkan, supaya stablisitas tubuh kita tetap terjaga.
17:30 – jelang Magrib, mempersiapkan berbuka puasa. Silakan menonton televisi yang menyajikan program kuliah tujuh menit (Kultum). Tapi sebaiknya anda harus selektif dalam menonton tayangan keagamaan.
Magrib – 18:15 Berbuka Puasa secara berjamaah. Sangat nikmat berbuka secara berjamaah daripada sendirian. Bahkan, ragam makanan berbuka pun akan semakin bervariasi, karena akan ada orang yang saling memberi. Ketika tiba waktu berbuka, sebaiknya anda cukup ber-ta’jil, yakni sekedar membatalkan puasa dengan memakan kurma basah, atau kurma kering, dan dilengkapi dengan tegukan air mineral. Adapun makan malam atau makanan berat lainnya, bisa dilakukan setelah shalat magrib atau tarawih
18:15 – 19:00 Shalat Magrib dan dilanjutkan dengan bertadarrus (minimum seperempat juz)
19:00 -20:00 Shalat ‘Isya dan shalat sunnat Tarawih. Meskipun shalat sebanyak 20 raka’at, plus 3 rakaat witir, sebaiknya tak terlalu cepat dalam menjalankannya. Boleh saja cepat, asalkan bacaan shalat dan ayat-ayat Alquran yang dibaca, tetap sesuai tatacara yang benar (tajwid). Rukun-rukunnya pun tidak cacat.
20:00 -21:00 Makan malam bersama keluarga. Inilah keakraban bersama keluarga setelah seharian beraktifitas di luar rumah. Sebaiknya tak perlu menonton televisi, karena akan mengganggu keakraban.
21:00 – 22:00 Me-review pekerjaan aktifitas siang hari
22:00 – 02:00 Istirahat malam

Schedule yang kami tawarkan sekedar panduan bagi Anda yang kurang teratur aktifitas atau dalam menggunakan waktu dengan baik. Schedule ini bisa disesuaikan dengan kepentingan aktifitas Anda.

Karena Ramadlan bulan diturunkannya Alquran, maka sebaiknya Anda memiliki target untuk mengkhatamkan Alquran minimum sekali khatam selama Ramadlan. Untuk itu pada schedule di atas, dalam bertadarrus minimum seperempat juz dalam sekali membaca Alquran dan dibaca minimum empat kali membaca (Shubuh, Zhuhur, ‘Ashar, Magrib). Bila Anda menginginkan target lebih dari itu, maka akan lebih baik.

Untuk mempertahankan stabilitas tubuh selama berpuasa, sebaiknya Anda meminum madu, susu, atau minuman berenergi ketika bersahur. Namun hindari minuman bersoda atau beralkohol pada saat berbuka atau bersahur. Untuk menyemangati anda dalam berpuasa dan beribadah,pakailah wewangian sesuai syar’i untuk aktifitas shalat.

Bepruasa bukan berarti tidak makan dan berlemas-lemasan. Puasa hanya merubah jadwal mengonsumsi makanan dan minuman dengan teratur. Bahkan berpuasa jangan menjadi alasan untuk bermalas-masalan dalam beraktifitas. Maka aturlah aktifitas anda dengan baik untuk kepentingan duniawi dan ukhrawi.

Untuk menghindari pembatalan dan kesyubhatan dalam beraktifitas, hindari perbuatan yang mengarah kepada maksiat adn mengganggu ibadah atau pekerjaab utama anda. Kurangi jadwal menonton televisi (kecuali berita), kurangi ber-FB-an bila tak perlu, kurangi membicarakan orang lain, dan kurangi segala aktifitas lainnya.

Sebagai usul, silakan anda ber-FB-an pada pagi hari jelang aktifitas dan sore hari saat istirahat, sehingga aktifitas anda tak terganggu. KOMMA akan tetap mengirimkan pesan-pesan Ramadlan kepada Anda, sehingga pada pagi dan sore harinya, Anda bisa membacanya.

Semoga Allah memberkahi kita.
Selamat menunaikan ibadah shiyam dan qiyam Ramadlan.





JADWAL TA’LIM DWIMINGGUAN

6 03 2009

JADWAL TA’LIM DWIMINGGUAN

KOMUNITAS MUSLIM MUDA ALFIKR [KOMMA]

Tanggal, Bulan, Tahun

Tempat

Narasumber

Bahasan

Pemimpin Ratiban & Do’a penutup

Pembaca Kitab Hadits Arba’in

MC

01 Maret 2009

Assa’adah

Kang Taqi

Memahami ritual Islam Tradisional Bogor

Indra Gunawan, S.Kom.

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Irham Maulana

15 Maret 2009

Assa’adah

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Kang Taqi

Bedah Kitab Maulid Barzanji

Abdul Muthalib, S.Pd

Irham Maulana

Darmawan

29 Maret 2009

Assa’adah

Abdul Muthalib, S.Pd.

Ma’rifatullah dan Mahabbatullah

Indra Gunawan, S.Kom

Kang Taqi

Irham Maulana

12 April 2009

Assa’adah

Iwan Sasmita

Bahasan Kitab Kuning; Tijanuddurori (bag 1)

Kang Taqi

Darmawan

Hari Solihin

26 April 2009

Assa’adah

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Pengantar Ilmu Tafsir & Ilmu Hadits

Darmawan

Abdul Muthalib, S.Pd.

Cecep A Yasin

10 Mei 2009

Assa’adah

Abdul Muthalib, S.Pd.

Pendidikan menurut Islam

Kang Taqi

H. Asep Nuhdi, S.Th.I.

Kang Taqi

24 Mei 2009

Assa’adah

Kang Taqi

Bahasan Kitab Kuning;

Tijanuddurori (bag 2)

Indra Gunawan, S.Kom

Cecep M Yasin

Darmawan

07 Juni 2009

Assa’adah

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Tafsir Surat Alfatihah

Abdul Muthalib, S.Pd.

Kang Taqi

Irham Maulana

21 Juni 2009

Assa’adah

Iwan Sasmita

Bahasan Kitab Kuning;

Matan Taqriib (bag 1)

Irham Maulana

Darmawan

Cecep A Yasin

05 Juli 2009

Assa’adah

Abdul Muthalib, S.Pd.

Mengenal Aliran Tasawuf & Tarekat di Indonesia

Darmawan

Indra Gunawan, S.Kom.

Kang Taqi

19 Juli 2009

Assa’adah

Kang Taqi

Bahasan Kitab Kuning;

Matan Taqriib (bag 2)

Cecep A Yasin

Jamaluddin

Darmawan

02 Agustus 2009

Assa’adah

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Tafsir Tematik;

Surga dan Neraka

Kang Taqi

Irham Maulana

Indra Gunawan

16 Agustus 2009

Assa’adah

Iwan Sasmita

Bahasan Kitab Kuning;

Matan Taqriib (bag 3)

Abdul Muthalib, S.Pd.

Kang Taqi

Cecep A Yasin

30 Agustus 2009

Assa’adah

Kang Taqi

Kontroversial bilangan raka’at Shalat Tarawih

H. Asep Nuhdi, S.Th.I

Saefullah

Darmawan

Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah. Bila ada perubahan, akan ada SMS konfirmasi ke jama’ah. SMS centre KOMMA: 085694261297





TA’LIM DWIMINGGUAN KOMMA (UMUM)

27 02 2009

Setelah menjaring aspirasi dan bermusyawarah dengan jama’ah KOMMA, akhirnya ta’lim rutin dwimingguan dibuka untuk umum; ikhwan dan akhwat. Namun, ta’lim rutin lainnya khusus untuk ikhwan akan tetap dilaksanakan tiap malam Ahad.

Adapun ta’lim rutin dwimingguan akan dimulai pada Ahad 1 Maret 2009, pukul 09.00 s.d. 11.00 WIB.

Untuk konfirmasi kehadiran dan kegiatan, hubungi 085694261297.





Empat tahun KOMMA, Fokus ke Kajian Keislaman

11 01 2009

Oleh Dept. Pengembangan Jaringan Komunikasi [BangJarKom KOMMA]

Tidak terasa empat tahun sudah Komunitas Muslim Muda Alfikr [KOMMA] mewarnai pergerakan dan organisasi Islam di Bogor. Selama itu KOMMA sudah menelurkan banyak pemikiran dan kegiatan yang berarti bagi masyarakat. Di antara kegiatan itu ialah kajian rutin tiap malam Ahad.

“Kajian rutin tiap malam Ahad merupakan kegiatan pokok KOMMA yang harus dipertahankan,” tandas Direktur KOMMA, Darmawan, dalam sambutan Milad ke-4 KOMMA, 1 Januari 2009. Dia menambahkan, sebelum KOMMA menjadi lembaga dakwah yang menyebarkan para juru dakwah ke masyarakat, anggota dan pengurus KOMMA harus memiliki kedalaman pemahaman keagamaan dan umum yang luas. “Oleh karena itu, pengurus dan anggota KOMMA wajib mengikuti kajian ini.”

Senada dengan Direktur KOMMA, Sekjen KOMMA Muhammad Taqiyuddin menegaskan pernyataan Darmawan. Kang Taqi, demikian sekjen ini biasa dipanggil, menyatakan, jika pada tahun-tahun sebelumnya fokus ke kajian ushulul Fiqh dan hadits, tahun selanjutnya KOMMA akan memfokuskan ke kajian Alquran. “Mulai dari tajwid, tafsir, tahfizh, hingga kajian Alquran tentang pengetahuan,” jelas Kang Taqi.

Muharram 1430 Hijriah merupakan ulang tahun keempat bagi KOMMA. Seperti biasa, untuk memperingati hari bersejarah itu diisi dengan kegiatan tasyakuran, ta’lim akbar, santunan anak yatim, dan kunjungan ke beberapa ulama. Untuk peringatan milad tersebut diselenggarakan pada 4 Muharram 1430 Hijriah, bertepatan dengan 1 Januari 2009 M.

Pada lain kesempatan, KOMMA juga mendapatkan kesempatan mengisi talk show tentang KOMMA di Radio MARS 106 FM. Dalam rubrik ‘komunitasku’ itu, KOMMA diminta untuk memaparkan dan mengenalkan KOMMA kepada masyarakat. Alhamdulillah, tidak sedikit masyarakat yang menanggapi kehadiran KOMMA.

Semoga kehadiran KOMMA bisa mewarnai komunitas-komunitas yang ada, khususnya di bidang kajian ilmiah keislaman. Dan, semoga Allah Ta’ala meridlai langkah KOMMA.





SIKAP KOMMA TERHADAP SERANGAN ISRAEL KE GAZA

2 01 2009

Menanggapi kebrutalan dan kebiadaban serangan Israel ke jalur Gaza, dengan ini Komunitas Muslim Muda Alfikr [KOMMA], mengimbau kepada umat Islam dan kader serta simpatisan KOMMA untuk bersatu mengutuk kekejaman tersebut. KOMMA juga mengimbau kepada umat Islam yang memiliki kemampuan dalam keuangan untuk berkontribusi melalui tenaga, materi, maupun do’a. Silakan jama’ah mengumpulkan bantuan untuk disumbangkan kepada korban penyerangan Israel, melalui lembaga-lembaga tertentu. Atau, bagi jama’ah yang tidak mampu materi dan tenaga, mari kita membacakan Qunut Nazilah pada setiap shalat Fardlu.





UNDANGAN TASYAKURAN MILAD KE-4 KOMMA

30 12 2008

Menyi’arkan Tahun Baru Islam 1430 Hijriah, sekaligus memperingati hari ulang tahun (Milad) ke-4, Komunitas Muslim Muda Alfikr [KOMMA] mengundang ikhwah fillah untuk menghadiri Tasyakuran Milad KOMMA, dengan ragam kegiatan: Ta’lim akbar, Dzikir, Bahtsul Masail, dan Diskusi keummatan. Acara akan diselenggarakan pada 4 Muharram 1430 Hijriah, bertepatan dengan hari Kamis, 1 Januari 2009 Miladiah, bertempat di Pondok Pesantren Assa’adah, Ciapus, Ciomas, Bogor. Untuk konfirmasi kehadiran, silakan menghubungi 085694261297.





SELAMAT ‘IDUL ADLHA

7 12 2008

Segenap pengurus dan anggota Komunitas Muslim Muda Alfikr [KOMMA] mengucapkan Selamat Hari ‘Iedul Adlha 1429 Hijriah. Semoga Allah Ta’ala menerima ibadah Qurban kit. Dan bagi yang menunaikan ibadah haji, semoga Allah menjadikannya haji mabrur dan maqbul. Amiin.





Perspektif KOMMA tentang JAI

13 05 2008

Dua bulan lebih KOMMA tidak menelurkan tulisan atau publikasi kegiatnnya di blog ini. Ada beberapa kendala yang dihadapi internal pengurus, terutama mengenai manajemen KOMMA yang sedang lemah. Namun, itu semua merupakan proses dari pergerakan dakwah KOMMA. Sudah menjadi hal wajar bila sebuah pergerakan mengalami pasang-surut, dan ini pula yang dialami KOMMA. Perjuangan itu proses, bukan tujuan semata.

Sesuai cita-cita pergerakan dan perjuangannya, KOMMA dengan berbagai potensi yang dimiliki para pengurus dan kadernya berusaha untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran Islam yang menyeluruh, menghormati perbedaan, dan menebarkan kasih-sayang kepada seluruh umat.

Selama tidak munculnya KOMMA dipermukaan, banyak masalah yang menyebar di masyarakat. Satu di antaranya ialah masalah sesatnya ajaran Jaringan Ahmadiyah Indonesia (JAI). Pada kesempatan Catatan Akhir Pekan ketiga, KOMMA menulis dnegan judul “Ahmadiyah Tidak Sesat?”, tulisan tersebut merupakan reaksi terhadap pernyataan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) yang tidakmelarang perkembangan JAI.  Pertengahan April lalu, Bakor Pakem memutuskan JAI sesat dan memerintahkan kepada pemerintah untuk mengeluarkan peraturan tegas tentang kesesatan JAI tersebut.

Sekarang, bagaimana dnegan KOMMA, apakah ikut mengkalim JAI sesat? Sebelumnya, KOMMA ingin memberikan teori mendasar. Dalam Islam, ada dua kunci ajaran Islam, yakni Ushul (pokok) dan Furu’ (cabang). Yang dimaksud ushul adalah pokok-pokok atau dasar-dasar ajaran Islam yang tidak boleh berbeda, bersumber dari dalil yang qath’i dan tidak ada toleransi terhadap perbedaaan ushul. Contoh ushul, yaitu shalat. Shalat dalam ajaran Islam merupakan ketentuan mendasar dan merupakan salah satu rukun dari rukun Islam yang lima. Semua umat Islam tidak ada yang berbeda. Bagaimana jika berbeda dan mengatakan bahwa shalat itu tidak wajib atau bukan dari rukun Islam, maka orang itu kafir dan tidak ada toleransi terhadap mereka.

Adapun Furu’ (cabang) adalah perilaku dalam agama yang boleh berbeda asalkan memiliki dalil. Biasanya, Furu’ ini berbentuk Fiqh (pemahaman). Bila Shalat adalah UShul, misalnya, maka membaca do’a qunut dan mengusap wajah setelah salam dalam shalat adalah furu’. Jika ada yang berbeda, maka diperbolehkan, dan wajib toleransi terhadap perbedaan tersebut.

Apa maksud KOMMA berbicara hal di atas? Di atas adalah teori sederhana untuk memahami sesat atau tidaknya JAI. Semua umat Islam di seantero dunia meyakini bahwa Al-Quran adalah kitab Suci umat Islam a\yang terakhir dan tidak ada KItab Suci yang sah melainkan AL-Quran. Ini hal ushul. Bila berbeda keyakinan, maka mereka kafir. Bagaimana dengan JAI? Mereka meyakini Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam, namun mereka juga meyakini kitab Tadzkirah sebagai kitab suci. Di halaman pertama kitab Tadzkirah itu dinyatakan bahwa kitab susunan Mirza Gulam Ahmad (MGA) itu Wahyu Muqaddas (kitab suci). Ini jelas bukti kesesatan! Lebih parah lagi, dalam kitab itu menyatakan bahwa MGA sebagai nabi. Ini jelas tidak bisa ditolerir. Bahkan ada yang lebih parah lagi bila kita membaca kitab itu secara mendalam, akan ditemukan keganjilan-keganjilan tentang JAI dan MGA yang bertolak belakang dengan ajaran Islam.

Berangkat dari teori dan analogi sederhana di atas, KOMMA pun ikut ajaran yang benar dan menilai JAI sebagai aliran di luar Islam.

Itulah sikap KOMMA terhadap JAI. Namun demikian, KOMMA menahan diri dari perilaku kekerasan dan penghancuran terhadap bangunan milik JAI, atau dari pembunuhan terhadap pengikut JAI. Yang harus kita lakukan adalah, menjaga keimanan jamaah kita yang ada agar tidak terjatuh ke dalam jurang JAI dan menyadarkan para pengikut JAI.





Berapa Malaikat Yang Kau Temui Hari Ini????

13 05 2008

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?
Atau hari kemarin?
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja?
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?
Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri.
Berapa malaikat yang kau temui?

Tidak ada?
Tidak mungkin! Siapa bilang?

Mari kita ingat-ingat lagi…

Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena
membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu
terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan
bersungut-sungut, “Anak siapa sih? Rese amat
malem-malem nangis. Berisik!”

Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal
bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.

Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau
bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu
terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan
kau membentaknya dengan ucapan, “Pake mata dong kalo
jalan!”
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar
dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan
sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan
berbeda. Tertabrak mobil barangkali.

Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab
setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu
dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.
Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, “Males
amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?”
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif
dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari
kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,
mencibir, memaki orang lain?

Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak
sepantasnya pada malaikat.

Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.
Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.
Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti
kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan
selalu “bekerja” dengan cara yang misterius.
Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini.





Catatan Akhir Pekan 5 dan 6: KOMMA dan misi politik

10 02 2008

Ahad (28/1) malam lalu, Sekjend KOMMA didatangi dua pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Ciomas. Keduanya bermaksud untuk menjalin kerja sama dengan lembaga atau organisasi pengajian dalam menyelenggarakan peringatan tahun baru Islam 1429 H. Di samping tujuan itu, DPC PKS Ciomas juga bertujuan untuk mensosialisasikan kandidat calon Bupati Bogor yang diusung PKS, yaitu Sunmandjaya Rukmandis.

 

Setelah berpikir dan berkonsultasi kepada Dewan Syuro dan Direktur KOMMA, usulan DPC PKS pun disepakati, dengan syarat mereka mau melepaskan atribut dan unsur politik. Kegiatan yang disepakati tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 9 Februari 2008 dalam bentuk Tablig Akbar dan Bakti Sosial (Baksos).

 

Perencanaan dan persiapan kegiatan pun mulai dilakukan. Pertemuan antara KOMMA dengan PKS pun berjalan intensif. Tidak kendala sedikit pun dalam perencanaan tersebut. Dalam hal keuangan pun tidak ada masalah, karena sesuai kesepakatan, pihak DPC PKS Ciomas siap mendanai sepenuhnya kegiatan tersebut.

 

Dalam perjalanan perencanaan kegiatan ini, sempat muncul kekhawatiran beberapa pengurus dan anggota KOMMA terhadap keberpihakan KOMMA terhadap salah satu partai politik (parpol) atau terjun dalam kegiatan perpolitikan secara praktis. Persepsi itu dibahas secara matang oleh Sekjen. Menurutnya, kerja sama dengan parpol dalam kesempatan ini bukan bentuk keterlibatan KOMMA dalam politik praktis. “Tapi ini hanya kegiatan social yang dibantu oleh partai yang sesuai dengan misi KOMMA. Kalau tujuannya baik, kenapa kita nggak bantu?”, jelas Sekjen.

 

Saat kegiatan Tabligh Akbar dan Baksos diselenggarakan, ada seorang wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Bogor, yang bertanya, apakah kegiatan ini bentuk dukungan politis KOMMA terhadap parpol?. Sekali lagi KOMMA menjawab, ini hanya kegiatan sosial yang didukung oleh parpol yang memiliki tujuan yang sama dengan KOMMA.

 

Kehadiran KOMMA di lingkungan umat Islam bermaksud untuk menjadi motor keberagamaan dan kehidupan bermasyarakat bagi umat Islam, khsusunya kaum muda yang terbelakang. KOMMA mencoba memberikan masukan, pembelaan, pendidikan, dan pengajaran bagi umat Islam yang terbelakang. KOMMA memiliki perhatian kepada masyarakat yang terbelakang dalam pengetahuan keagamaan.

 

KOMMA sebagai komunitasnya kaum muslim muda tidak memiliki tujuan politik seperti Hizbut Tahrir Indonesia. KOMMA tidak pernah mengusung berdirinya Negara khilafah Islamiyah, karena bagi KOMMA, Islam bukan Negara. Islam bukan dijiwai oleh negara, tapi sebaliknya, Negara dijiwai oleh Islam. Islam is spirite!

 

Dalam kenegaraan, KOMMA menghendaki Negara yang adil, makmur, sejahtera dan penuh limapahan rahmat serta ampunan dari Allah Swt. Islam tidak harus menjadi Negara, tapi segala yang terdapat dalam Negara harus dijiwai oleh Islam. Setiap peraturan harus bernilai Islami. Di Indonesia sudah ada UU Perkawinan, UU Zakat, UU Perbankan Syari’ah, dan lain-lain. Ini membuktikan sebagian system dan perangkat di Indonesia sudah Islami. Jika Islam dalam bentuk Negara, kemudian para penyelenggara pemerintahan itu hancur, maka yang buruk adalah citra Islam, bukan citra penyelenggaranya. Maka dari itu, bagi KOMMA yang terpenting adalah terwujudnya pribadi-pribadi muslim. Jika pribadi-pribadinya sudah muslim, maka secara tidak langsung, akan terwujud Negara Islami (bukan negara Islam!).

 

Alhasil, KOMMA merupakan sebuah komunitas atau tempat berkumpulnya kaum muslim muda yang bergerak di bidang keagamaan dan sosial keamasyarakatan. Namun, bila terdapat kerja sama dengan salah satu partai politik, itu bukan sebuah tujuan politik, namun hanya karena memiliki kesamaan tujuan dalam kegiatan sosial. Wallohu a’lam.

 








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.